| Tersedianya: | |
|---|---|
| Kuantitas: | |
8160D adalah unit antena anti-jamming GNSS delapan elemen ganda yang dikembangkan untuk platform navigasi sipil dan komersial yang memerlukan posisi satelit yang stabil di lingkungan sinyal yang kompleks. Ia kompatibel dengan berbagai platform, termasuk UAV industri, drone pertanian, sistem otonom, peralatan pemetaan bergerak, platform navigasi kelautan, dan sistem robotika, di mana penerimaan GNSS yang andal penting untuk pengoperasian yang aman dan berkelanjutan.
Berbeda dengan antena GNSS konvensional, 8160D dirancang untuk memperkuat sinyal satelit yang berguna sekaligus menekan interferensi yang tidak diinginkan di seluruh pita yang didukung, membantu penerima mempertahankan kinerja navigasi ketika kondisi sinyal menjadi menantang. Unit anti-jamming navigasi terintegrasi ini mendukung jalur sinyal BDS B1, GPS L1+L2 atau L1+L5, dan Galileo E1, sehingga cocok untuk aplikasi komersial dan sipil seperti drone inspeksi, pertanian presisi, peralatan otonom, sistem survei hidrografi, dan robotika pintar.
Antena anti-jamming GNSS kami ditujukan untuk penggunaan sipil dan komersial yang sah, terutama jika kebisingan elektromagnetik, infrastruktur padat, atau interferensi yang tidak disengaja dapat mengurangi kualitas navigasi. Aplikasi yang umum mencakup operasi UAV industri, drone pertanian, kendaraan darat tak berawak, pemetaan seluler, navigasi laut, robotika, dan sistem otonom lainnya yang mengandalkan data posisi, kecepatan, dan waktu yang akurat.
Arsitektur 8160D menggunakan beberapa elemen antena dan peredam interferensi adaptif untuk meningkatkan kontinuitas sinyal, itulah sebabnya desain anti-jamming berbasis CRPA yang sebanding banyak dibahas untuk skenario navigasi sipil dan perlindungan infrastruktur dengan keandalan tinggi. Hasilnya adalah stabilitas posisi yang lebih kuat, penurunan sinyal yang lebih sedikit, dan keselamatan operasional yang lebih baik untuk platform profesional yang bekerja di lingkungan yang sibuk, bising, atau rawan gangguan.
Desain susunan delapan elemen ganda untuk penekanan interferensi GNSS tingkat lanjut dan peningkatan stabilitas penerimaan.
Dukungan untuk kombinasi sinyal BDS B1, GPS L1+L2 atau L1+L5, dan Galileo E1.
Mitigasi sumber interferensi broadband, pita sempit, sapuan, pulsa, dan gabungan.
Kemampuan menangani 1 hingga 7 sumber interferensi dari berbagai arah.
Mode pengoperasian bypass lembut dan anti-jamming dapat dipilih melalui antarmuka serial.
Penerima internal opsional dengan output PVT untuk memudahkan integrasi ke UAV sipil, robotika, dan sistem navigasi otonom.
Input DC 9V hingga 36V yang lebar dan enclosure berperingkat IP65 yang kokoh untuk penerapan di lapangan.
Barang |
Spesifikasi |
|---|---|
Arsitektur produk |
Unit anti-jamming navigasi terintegrasi susunan delapan elemen ganda |
Opsi GNSS yang didukung |
BDS B1 + GPS L1+L2 + Galileo E1, atau BDS B1 + GPS L1+L5 + Galileo E1 |
Saluran |
8 saluran |
Jenis interferensi |
Broadband, pita sempit, sapuan, pulsa, dan interferensi gabungan |
Kapasitas anti-interferensi |
1 hingga 7 sumber |
Penekanan broadband tunggal |
≥110 dB @ -130 dBm |
Tiga penindasan broadband |
≥100 dB @ -130 dBm |
Tujuh penindasan broadband |
≥85 dB @ -130 dBm |
Cakupan spasial |
Azimuth 0°–360°, ketinggian -10°–90° |
Daya keluaran RF |
-55 dBm hingga -70 dBm |
Impedansi RF |
50 ohm |
Keluaran VSWR |
≤2.0 |
Resistensi terhadap kelelahan port |
≥10 W |
Barang |
Spesifikasi |
|---|---|
Opsi penerima |
Penerima bawaan dengan keluaran PVT |
Akurasi horisontal |
≤7 m, 95%, PDOP≤4 |
Akurasi vertikal |
≤9m, 95%, PDOP≤4 |
Akurasi kecepatan |
≤0,2 m/s, 95% |
Tegangan operasi |
DC 9V hingga 36V |
Konsumsi daya rata-rata |
≤35 W |
Konektor daya/data |
J30J‑15ZK |
Konektor RF |
SMA‑K |
Antarmuka data |
RS422 dan RS232, dengan TTL opsional pada saluran RS232 |
Barang |
Spesifikasi |
|---|---|
Ukuran |
160mm × 160mm × 24,5mm (±0,5mm) |
Berat |
≤1000 gram |
Perumahan |
Bodi aluminium teroksidasi konduktif dengan radome perak abu-abu/putih |
Pemasangan |
Lubang samping 4 × M2.5, kedalaman 2,7 mm |
Suhu pengoperasian |
-40℃ hingga +60℃, 10%–90% RH, tanpa kondensasi |
Suhu penyimpanan |
-45℃ hingga +85℃, 10%–95% RH, tanpa kondensasi |
Peringkat perlindungan |
IP65 atau lebih tinggi |
MTBF |
≥2000 jam |
Waktu pengoperasian terus menerus |
≥24 jam |
Untuk performa terbaik, dasar logam harus dipasang dengan pembuangan panas yang efektif, dan bagian atas antena harus menghadap ke langit terbuka atau berada di bawah penutup transparan RF L-band dengan transmisi minimal 92%. Hal ini membantu 8160D menghadirkan kinerja GNSS yang stabil untuk drone sipil, mesin otonom, sistem kelautan, dan platform pemetaan yang beroperasi di lingkungan sulit.
8160D disertakan dalam kemasan kertas pelindung dengan penyangga internal tahan guncangan dan tahan jatuh untuk pengangkutan dan penerapan.
Untuk diskusi proyek, dukungan integrasi, atau pertanyaan komersial, pelanggan dapat menghubungi tim melalui email atau WhatsApp.
Model antena yang kami tawarkan tercantum di atas. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika Anda memiliki persyaratan atau ingin mendiskusikan detail teknis. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan profesional dan merekomendasikan solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.